" Ruang Temu "
Mungkin diantara ragu dan bahagia, justru dialah yang jatuh hati pada kesedihan...
Bagaimana bila seorang lelaki menyatakan ia jatuh hati kepadamu? Buat dia justru ini meresahkan. Waktu yang berdetak seperti derak roda kereta diatas jalanan berdebu yang memerihkan mata. Seperti mata lelaki itu yang selalu memancarkan kesedihan hingga dia ragu mampu menciptakan bahagia disana.
Mungkin , diantara cinta yang menunggu, justru waktulah yang datang tak tepat....
Bagaimana bila dia yang jatuh hati kepada seorang yang lain? Buat dia, ini terasa seperti menemukan pada waktu yang tak pas meskipun mereka saling mengutuhkan. Harapan yang dipendam menjelma menjadi mimpi. Tinggal itu satu-satunya ruang temu untuk dia berbagi rindu dengan cintanya yang telat tiba.
Mungkin, diantara cinta yang terlihat dan yang terlambat, selalu ada ruang temu rahasia....
Dan dia cukup memejamkan mata untuk sampai disana.
Life for dreamer
Selasa, 19 November 2013
Senin, 18 November 2013
saya menulis cerita tentang bintang dan senja
saya baru melewati tempat dimana kita pernah berbagikamu tahu apa yang saya rasakan
tak terbatas.indah dan sedih
tempat dimana kami berjalan layaknya teman.tetapi siluet kami berjalan bergandengan tangan
kamu tak akan pernah tahu keadaan sesungguhnya, tak akan pernah.
betapa saya menyukaimu dengan amat sederhana
betapa saya memikirkanmu seperti tak pernah ada hari esok
selamanya hanya mencoba menyatukan perasaan
yang tak akan pernah bersatu
sekeras mungkin saya berpikir tetap tak menemukan jawabannya
ini terlalu indah untuk abadi
seperti merindukan masa lalu yang takkan pernah kembali
betapa menyenangkan saat semuanya menyedihkan
Saya akan tenggelam dalam kesedihan hati kamu
Tidak ada seorangpun dapat merasakan apa yang saya rasakan
kamu berdiri disini tetapi kamu terasa sangat jauh
saya bisa mendengar suara kamu,tapi tidak bisa memanggil kamu
kami seperti bintang dan senja
tak akan pernah bisa bersanding diwaktu yang sama
kamu berkata hanya ingin melihat saya tersenyum
tanpa pernah kamu sadari, saya selalu tersenyum memikirkan kamu
Dan mengapa kita tidak mengatakan apa yang benar-benar kita rasakan?
mungkin kamu benar,itu hanya akan menambah perih yang seharusnya kita lupakan
setidaknya Biarkan aku melihat wajahmu
tersenyumlah Sampai dunia berjatuhan
dan simpan semuanya didalam dada saja
karena sampai kapanpun
kamulah tulang rusuk saya yang sesungguhnya
selamat tinggal senja dan sejuta keindahannya
Langganan:
Postingan (Atom)