Life for dreamer

Selasa, 01 April 2014

I write something

Sebagai manusia, apalagi Pria. Kadang kita harus terlihat “ada” didepan wanitanya. Mungkin supaya nggak dipandang sebelah mata. “Mungkin”
Gw pun nggak munafik. Dulu ya gw kata gitu. Contoh :
Uang dikantong cuma tinggal 20ribu
Trus dia ngajak pergi. Gw alesan sibuk a/ males pergi bla bla bla
Intinya bohong, menutupi kalo gw lg gak ada.
Sampai suatu saat akhirnya gw menyadari, nggak semua perempuan itu mengharapkan kita menjemputnya, lalu ngajak keluar bersenang2.
Kadang kita lupa, dengan ada didepannya aja itu udah bikin pasangan kita senyum. Tanpa mereka peduli ada berapa uang dikantong kita.
Diterima atau nggak kita dihadapannya setidaknya udah menunjukan niat kita menemuinya.
Dan kalo dipikir lagi, dgn uang pas2an apalagi rumah pasangan kita jauh, kita lebih hebat dari siapa yg cuma tinggal gas trus sampe.
Kembali ke niat dan perjuangannya demi sekedar melihat senyum seseorang. Apalagi kalo ditambah kata2 “kangen”.
Harga yang harus dibayar untuk hidup adalah kehilangan.
Semua jadi nggak berharga lagi saat lo benar2 membuat diri lo “ada” tapi udah nggak ada lagi seseorang yg berdiri dihadapan kita, menunggu kita dengan senyumnya
Ketulusan itu lebih mahal dari apapun.
Sampai detik ini, gw selalu tersenyum. Bersyukur pernah mengenalnya. Mengingat wajahnya dalam gelap. Sambil mengucap
“Terimakasih tuhan dia begitu indah”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar